Selama kuliah S1 dulu belum pernah saya merasa seakademis ini. Ibarat kanak-kanak, masih belum mengerti separuh apa yang saya pelajari. Tapi sudahlah, saya selamat sampai akhir, keluar dengan menyandang gelar Sarjana Ilmu Sosial.
Tapi apa sebenarnya itu komunikasi, posisinya sebagai ilmu, perspektif teoritisnya, baru benar-benar dapat saya resapi dalam perkuliahan pasca sarjana selama setengah semester ini. Membaca literatur-literatur wajib yang berkilo-kilo, dulu ibarat siksaan, dan sering saya mangkir darinya (merasa sudah cukup dengan mengutip dari skripsi kakak tingkat). Sungguh sangat hina. Tapi sekarang, perasaan akademis itu mulai tumbuh, dan rasanya ingin melahap semua literatur klasik komunikasi! (eurekaaaa!)
Saya kuliah pasca langsung dari S1, dan saat ini sedang mempersiapkan diri untuk ikut tes CPNS daerah setempat. Sembari mengisi kekosongan dan kelebihan waktu luang, saya memberikan privat untuk anak-anak tetangga, lumayan, usaha saya untuk turut mencerdaskan anak bangsa. Hari jum’at-sabtu saya kuliah, yang meskipun hanya menghabiskan sedikit akhir pekan tapi sesungguhnya cukup menyibukkan. Buktinya, tiap kamis sore, kepala saya sering mendadak migren misterius, terutama kalau ada tugas yang masih belum selesai. Dan biasanya hari sabtu sore migren itu langsung lenyap tiba-tiba. Anyway, saya menikmati kuliah S2 ini, dan ingin membagikan apa yang saya dapat dengan cara yang saya bisa.
Senin, 30 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar